Ketika kita sudah memasuki usia lanjut, mengetahui kalori yang perlu dikonsumsi harian merupakan hal penting. Hal itu disebabkan karena kalori yang dibutuhkan oleh lansia berbeda dengan mereka yang masih muda. Oleh karena itu, mengetahui cara menghitung kalori harian yang benar sangat penting sehingga bisa menjaga kesehatan anda diusia  senja dengan baik. Dengan mengkonsumsi kalori harian yang baik juga bisa membantu kesehatan anda lebih stabil.

Fakto-faktor yang mempengaruhi kebutuhan kalori harian

Cara menghitung kalori ini bisa dikatakan gampang-gampang susah karena bagaimanapun juga kalori yang kita konsumsi merupakan sumber energi kita dan tanpa kalori kita tidak bisa hidup aktif seperti harapan kita. Kalori akan memberikan energi akan tetapi jika asupannya terlalu besar maka bisa menambah berat badan hingga obesitas. Hal itu disebabkan karena kalori ekstra yang tidak terbakar akan disimpan dalam bentuk lemak. Oleh karena itu, penting bagi kita menghitung kebutuhan kalori kita sehari-hari.

Walaupun begitu, anda juga perlu tahu bahwa kebutuhan kalori harian setiap orang berbeda-beda meskipun memiliki usia yang sama. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kebutuhan kalori meliputi tinggi badan, usia, kompisisi tubuh, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik harian. Standard kebutuhan kalori harian tiap negara juga berbeda-beda dimana di Amerika, pria disarankan untuk mengkonsumsi kalori 2.700 per hari dan wanita 2.200 kali perharinya. Di Indonesia terdapat tabel angka kecukupan gizi (AKG) yang memuat anjuran berapa banyak kalori dan zat gizi dalam AKG yang dibutuhkan oleh masing-masing kelompok usia. Adapun kebutuhan kalori tersebut adala pria untuk usia 50-64 tahun sejumlah  2.150 kkal, 65-80 tahun 1.800 kkal, dan lebih dari 80 adalah 1.600 kkal.  Untuk perempuan usia 50-64 tahun sejumlah  1.800 kkal, 65-80 tahun 1.550 kkal, dan lebih dari 80 adalah 1.400 kkal.

Tips mudah menghitung Kalori Harian

Perlu anda ketahui bahwa jumlah kalor yang direkomendasikan memang cukup jelas di AKG akan tetapi anda juga perlu mengetahui cara menghitungnya. Hal itu bisa dilakukan dengan cukup mudah dengan menghitung basal metabolic rate atau tingkat metabolisme basal. BMR ini memiliki fungsi untuk menentukan berapa total kalor yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berfungsi secara normal, seperti bernafas, memproduksi sel, memproses nutrisi, sirkulasi darah, menjalani proses sintesis protein dan lain-lain.

Dalam hal ini, untuk wanita  memiliki BMR 655,1 + (9,563 + berat badan) + (1,85 x tinggi badan dalam satuan cm) – (4,676 x usia Anda). Sedangkan untuk pria memiliki BMR 66,47 + (13,75 + berat badan) + (5,003  x tinggi badan dalam satuan cm) – (6,775 x usia Anda). Dengan menggunakan rumus tersebut, anda bisa mengetahui cara menghitung kalori harian dengan cukup mudah.